Monday, July 18, 2011

Sinopsis The Great Queen Seon Deok Episode 19



Sejak kapan Kim Yu Shin tahu bahwa aku wanita ? Kemudian Deok Man ingat suatu kali saat ia selesai mandi, dia keluar dan kaget melihat Yu Shin. Aku hanya lewat kata Yu Shin, cepat tidur! Lalu Yu Shin berlalu. Saat itu pasti Kim Yu Shin sudah tahu bahwa ia wanita.
Di saat yang sama, Putri juga terperanjat mendapat kabar dari Yu Shin. Joo Bang berkata Yu Shin benar2 melindungi Deok Man. Putri menegaskan sekali lagi dan Kim Yu shin meminta maaf karena menyembunyikan hal ini kepada Putri. Cheon Myeong yakin Deok Man adalah adik kembarnya. Putri berkata tidak seorangpun boleh tahu mengenai hal ini.

Yu shin merasa setelah mereka tahu status Deok Man sebagai Seonggol bagaimana mereka dapat membiarkan Deok Man menjadi Nang Do. Putri bertanya mengapa Yu Shin merahasiakannya, ia dapat saja mengusir Deok Man. Aku tidak ingin berpisah dengan Deok Man (Tirza: ehm..hm..). Cheon Myeong juga merasakan hal yang sama. Jika jenis kelamin Deok Man terungkap maka ia akan menjadi orang yang terkutuk oleh ramalan.

Putri merasa Deok Man sangat malang, setelah dipaksa pergi dari istana ke tempat yang jauh, kemudian kembali ke Silla setelah begitu lama dan mengetahui identitasnya, Deok Man hanya akan menghadapi kenyataan bahwa takdirnya adalah mati.


Deok Man masih memikirkan Kim Yu Shin. Putri memandang Deok Man dari jauh dan merasa sangat sedih. Joo Bang pergi menemui Kim Yu Shin hanya untuk melihat tatapan kosong Yu Shin. Ia merasa melakukan kesalahan dengan bertanya mengenai jenis kelamin Deok Man. Yu Shin bertanya bagaimana Joo Bang tahu dan minta ia merahasiakan hal ini.

Kim Yu Shin dan Deok Man bertemu. Deok Man memberi salam dan Kim Yu Shin melewatinya (Tirza: ok..kamera dipelankan..dan diambil dari beberapa sisi..hihi). Deok Man berbalik dan bertanya mengapa Yu shin tidak mengungkapkan jenis kelaminnya yang sebenarnya jika ia sudah tahu. Kim Yu shin : Lalu? Cheon Myeong mempercayakan kau padaku tanpa melihat jenis kelaminmu, apa aku salah?


Deok Man merasa Kim Yu shin harus mengatakan padanya kalau ia tahu. Yu Shin merasa itu bukan urusannya. Deok Man menariknya dan bertanya mengapa Yu Shin selalu menghindari konfrontasi dengannya. Yu Shin berkata ia bukan menghindar, ia hanya tidak tertarik dengan urusan Deok Man.


Deok Man berkeras, bahkan jika Yu Shin tidak tertarik, ia perlu mendengarnya. Deok Man menceritakan perjalanannya melintasi Gurun Taklamakan ke Gyerim dan bertahan dengan semua penderitaan. Yu shin merasa Deok Man bodoh pergi ke sana sini mencari sesuatu yang tidak pasti. Identitasmu dapat kau ciptakan dengan tanganmu sendiri. Deok Man merasa Yu Shin menganggap ringan pembicaraannya. Memang kata Yu shin dan ia pergi. Tapi Kim Yu Shin benar2 bersimpati pada Deok Man.

Eul Jae juga mendengar kisah sebenarnya mengenai kelahiran putri kembar dari Raja Jinpyeong. Eul Jae kaget, bagaimana Raja dapat melakukan hal itu dan merusak rencana Raja Jinheung kakeknya (Tirza : untuk menyatukan 3 negara Silla, Baekje, Goguryeo, maksud Eul jae kalo tahu ada ramalan, Raja kan bisa ganti permaisuri untuk dapat keturunan laki2 dan membunuh salah satu putri). Raja berkata mereka adalah darah dagingnya, dia tidak tega membunuhnya. Eul Jae merasa jika So Hwa muncul, kemungkinan Putri yang satu lagi juga muncul. Jika Mi Shil mengetahuinya bisa gawat.


Kim Yu Shin, Deok Man, Cheon Myeong malam itu merenungkan mengenai identitas Deok Man.
Mi Shil bertemu Mi Saeng, menurutnya Mi Saeng memiliki photographic memori (kaya Joe Sandy), jadi Mi Saeng pasti ingat dengan seorang wanita kalau ia pernah bertemu dengannya. Mi Saeng menyombongkan dirinya, karena ingatannya itulah ia memiliki banyak isteri dan 100 anak. Mi Shil mengajak Mi Saeng menemui Chil Sook. Mi Shil mengalihkan perhatian Chil Sook. Mi Saeng mengamati So Hwa dan ia terkejut.

Mi shil membujuk Chil Sook untuk memindahkan So Hwa ke tempat yang lebih baik, tempat ini tidak cocok untuk So Hwa. Mi Shil berpamitan dan melihat raut muka adiknya yang tampak shock.
Mi Shil bertanya apa Mi Saeng pernah bertemu dengan wanita itu. Mi saeng bergumam itu adalah So Hwa pelayan pribadi Raja Jinpyeong yang membawa lari putri kembar itu. Mi Shil kaget sekali. Ini kali pertama ketakutan terlihat di matanya.

Cheon Myeong merasa Deok Man tidak aman di Seorabeol, Kim Yu Shin setuju. Semakin Deok Man mendekat dengan identitas aslinya semakin bahaya dia. Putri ingin mengatakan hal sebenarnya pada Deok Man, tapi Yu Shin merasa tidak bijak melakukan itu. Mereka sepakat merahasiakan hal itu dari Deok Man untuk sementara. Cheon Myeong akan mengirim Deok Man ke kuil Jung Ahn untuk menunggu perintahnya di sana. Kim Yong Chu sekarang tahu perihal So Hwa dan merencanakan untuk mengambil So Hwa dari tangan Mi Shil. Eul Jae minta Im Jong mengawasi Royal Celestial Shrine dan melaporkan setiap hal yang aneh.

Mi Shil menemui Chil Sook dan berkata ia telah menemukan tempat yang cocok untuk Chil Sook. Mi Shil merasa Chil Sook sudah tidak setia padanya lagi. Deok Man jatuh saat latihan dan Joo Bang berusaha "menolongnya". Kim Yu Shin datang dan bertanya apa ia perlu minta Deok Man mengikatkan kantung pasir lagi. Putri datang menemui Deok Man. Cheon Myeong memerintah Deok Man pergi ke kuil Jung Ahn dan menunggu di sana. Deok Man berkata Cheon Myeong bukan pembohong yang baik. Pasti ada yang disembunyikan.


Pihak Mi Shil juga mulai menyadari keberadaan si Putri kembar. Mi Shil merasa mereka harus memisahkan Chil Sook dan So Hwa. Mi Shil tidak tahan melihat seorang yang dulunya setia dengannya mulai meninggalkannya karena wanita yang lebih rendah statusnya. Mi Shil merasa jika mereka memisahkan So Hwa, mereka akan dapat mengorek keterangan tentang putri kembar yang satunya. Seol Won dan Bo Jong akan mengurus masalah ini.
Seol Won akan bertindak seolah-olah pihak Raja Jinpyeong yang menculik So Hwa. Mi Shil yakin jika So Hwa dan Chil Sook dipisahkan, Chil Sook akan kembali mengabdi padanya.

Chil Sook dan So Hwa meninggalkan kuil. Im Jong terus mengawasi dan melihat Chil Sook dengan kuda sedang So Hwa berada di tandu. Im Jong bersiap. Seol Won Rang memberi penjelasan pada Bo Jong. Bo Jong harus mengalihkan perhatian Chil Sook, tapi ia harus berhati-hati karena walaupun penglihatannya lemah, Chil Sook setara dengan Gukseon Moon Noh.

Eul Jae memerintah Im Jong untuk mengambil kesempatan menculik So Hwa. Saat Bo Jong menyerang Chil Sook, para pembawa tandu pura-pura kalah dan lari. Bo Jong memancing Chil Sook dengan kuda, Chil Sook mengejar kuda dan orang2 Bo Jong melarikan tandu So Hwa. Im jong melihat semuanya. Im Jong menyerang orang2 yang membawa So Hwa. Mereka benar2 lari sekarang. Lucunya ini benar orang2 Raja Jinpyeong yang melarikan So Hwa persis seperti "skenario" Mi Shil.


Im Jong meminta dayang mengganti baju So Hwa dengan seragam Nang Do. Deok Man pulang ke markas dan merasa kelelahan. Yu Shin menawarkan botol berisi air minum. Yu Shin bertanya mengenai perintah Putri. Deok Man berkata ia diminta menunggu ke kuil Jung Ahn. Lalu mengapa kau belum berangkat tanya Yu Shin. Deok Man yakin Kim Yu Shin juga menyembunyikan sesuatu. Kita semua menyembunyikan sesuatu kata Yu Shin. Menurut Yu Shin apa yang telah lalu biar berlalu. Yang paling penting adalah sekarang dan masa depan. Deok Man kesal karena hal tidak penting ini sudah membunuh ibunya. Deok Man minta jika Kim Yu Shin mau mengeluarkannya keluarkan saja dia. Jika tidak, ia tidak akan meninggalkan Seorabeol.

Deok Man terisak saat Im Jong masuk dan membawa So Hwa yang menyamar sebagai Nang Do. So Hwa melihat Deok Man dan mengenalinya. Ia ingin memanggil Deok Man tapi suaranya tidak keluar. Dia mencoba lari mengejar Deok Man tapi anak buah Im Jong menahannya dan menariknya pergi. Deok Man menoleh dan So Hwa sudah pergi.


Chil Sook murka. Pelayan kuil mencoba menenangkanya tapi Chil Sook ingin pintu dibuka karena ia harus mencari So Hwa. Chil Sook marah dan menghancurkan perabot kamar. Mi Shil mencari informasi tentang keberadaan So Hwa.

Mi Shil menemui Chil Sook. Chil Sook berkeras ia harus keluar mencari So Hwa. Seo Ri mencoba menghalangi tapi didorong. Mi Shil menarik pedang Chil Sook dan menaruh belati di leher Chil Sook (hebat juga..), kemudian mengembalikannya dan minta Chil Sook mengalahkannya dan pergi. Chil Sook berlutut dan memohon pada Mi Shil mengijinkannya pergi. Mi Shil bertanya mengenai identitas So Hwa sesungguhnya. Mi Shil tahu dia adalah So Hwa dayang pribadi Raja. Mi Shil mempermainkan pikiran Chil Sook, mungkin saja Raja Jinpyeong ingin membunuh satu2nya saksi kelahiran putri kembar itu.


Mi Shil berkata, So Hwa adalah orang yang paling berbahaya untuk Raja Jinpyeong. Mi Shil berkata, ia perlu melindungi So Hwa karena ia perlu saksi yang melihat kelahiran putri kembar itu. Dengan akting dramatisnya, Mi Shil berkata jika Chil Sook setia padanya Mi Shil akan memberkatinya. Mi Shil kembali pada grupnya dan berkata menurut Chil Sook, putri kembar itu mati karena badai pasir. So Hwa mengalami stress karena kehilangan Deok Man dan ia mengambil So Hwa sebagai gantinya. Mi Shil mendapat laporan mengenai pergerakan Im Jong.
Seol won berkata semua atas perintah Eul Jae. Mi Shil meminta So Hwa segera ditemukan.


Raja Jinpyeong bergegas menemui So Hwa. So Hwa mengalami trauma berat. So Hwa mengenali Raja dan memohon ampun. Raja menenangkannya dan berkata semua salahnya. So Hwa berusaha berbicara tapi suaranya tidak keluar. Eul Jae berkata So Hwa tidak bisa berbicara. (Tirza: gemes euy..coba ya..ada ngga yang berpikir ngasi kertas ama tinta ke So Hwa. Doi kan dayang istana, pasti bisa nulis lah..atau tangannya juga kaku? )


Deok Man memutuskan akan berangkat ke kuil Jung Ahn. Kim Yu Shin meminta Guk San Heun dan Dae Pung untuk menemaninya. Jadi sekarang aku harus dikawal ? Kim Yu Shin minta Deok Man tenang karena dia toh akan ke sana juga. Deok Man berniat menemui Putri untuk berpamitan. Raja berkata pada Ratu Maya kalau So Hwa sudah ditemukan. Ratu ingin bertemu So Hwa. Ratu memanggil nama So Hwa dan bertanya apa So Hwa mengenalinya. Ratu memeluk So Hwa dan meminta maaf. Ia bertanya tentang Putri kembarnya apa masih hidup. So Hwa mengangguk. So Hwa tidak dapat berkata dimana tapi ia memberi tanda kalau putri itu ada di negeri ini. Ratu ingin tahu nama yang diberikan So Hwa pada putrinya tapi So Hwa tidak dapat mengatakan apapun (paper please...).

Deok Man menemui Putri. Ratu Maya keluar dari kamar So Hwa dan terjatuh karena shock. Cheon Myeong berkata ada banyak yang ingin dikatakannya pada Deok Man. Deok Man minta tolong agar Putri menolongnya untuk bertemu Raja. Cheon Myeong menolaknya. Saat Deok Man berkeras, Cheon Myeong menegurnya karena sudah tidak sopan sebagai Nang Do. Cheon Myeong minta Deok Man segera meninggalkan Seorabeol. Ratu Maya datang dan Cheon Myeong berkata pertemuannya telah selesai.


Deok Man melihat Ratu kemudian pergi. Deok Man memberikan sarung belati Raja Jinheung dan berpesan ia akan menunggu di Daehwajeon. Ratu berkata pada Putri bahwa adiknya masih hidup. Putri kaget dan bertanya bagaimana Ratu tahu itu. Ratu juga kaget karena menyadari Putri Cheon Myeong sudah tahu terlebih dulu. Ratu ingin tahu lebih banyak tapi Putri berkata waktunya tidak tepat. Cheon Myeong juga tidak tahu jika mereka menemukan adik kembarnya, apa yang harus dilakukan. Istana penuh dengan orang2 Mi Shil. Cheon Myeon minta ibunya bersabar, ia punya rencana.

Dayang Ratu mengira Deok Man mencoba "menggodanya", ia memberikan sarung belati itu pada dayang Putri CheonMyeong. Ratu keluar saat dayang Cheon Myeong dengan gugup mengembalikan belati ke dayang Ratu. Ratu bertanya ada apa. Dayang Ratu mengeluarkan sarung belati itu. Ratu shock melihatnya.


Deok Man menunggu di depan Daehwajeon. Penjaga berusaha mengusirnya, tapi ia berkeras karena yakin ia pasti akan dipanggil. Dayang Ratu datang dengan berlari dan minta Deok Man menghadap Ratu di istana. Ratu bertemu Deok Man. Ratu bertanya bagaimana Deok Man memiliki sarung belati itu. Ratu berkata bahwa pemilik belati ini dan sarungnya adalah seorang wanita. Deok Man membenarkan. Apa kau tahu siapa pemiliknya? Aku tahu kata Deok Man. Lalu Deok Man pergi.

Guk San Heun dan Dae Pung ditraktir Deok Man di sebuah tempat minum dan mereka mabuk. Deok Man meminta maaf dan bersiap pergi. Ia minta obat dari Joo Bang untuk membuat mereka tidur. Mi Shil mendapat info kalau istana Ratu ditata saat malam. Seol Won merasa So Hwa ada di sana. Mi Shil meminta orang2nya mengawasi istana Ratu.


Kim Yu Shin mendapat laporan dari Nang Do-nya kalau Deok Man menghilang. Deok Man kembali ke Seorabeol. Ratu mempersiapkan kediamannya untuk pertemuan rahasia. Yu Shin mengunjungi Putri Cheon Myeong dan berkata Deok Man meghilang. Cheon Myeong berkata bahwa Ratu telah meninggalkan kediamannya saat jauh malam. Kim Yu Shin merasa apakah Deok Man akan bertemu Ratu Maya. Putri berkata bahwa kediaman Ratu juga disiapkan malam ini.

Yu Shin merasa Deok Man menggunakan strategi Seong Dong Gyeok Si (Tirza : Buat jebakan di timur dan serang di barat, komandan tahu bagaimana menyerang yang membuat musuh tidak tahu dimana harus bertahan. Strategi no 6 dari 36 strategi)

Cheon Myeong tahu ini strategi Deok Man bertemu Ratu Maya dan ia tahu dimana mereka akan bertemu. Cheon Myeong segera pergi ke tempat itu. Itu adalah paviliun tempat ia dan Deok Man dulu sering bertemu. Bo Jong menghentikan tandu Ratu dengan alasan memeriksa mata2 Baekje. Tapi tidak menemukan siapa pun kecuali dayang Ratu. Bo Jong tertipu.

Deok Man mendekati tempat pertemuan dan kaget melihat Ratu Maya datang menemuinya. Dia berpikir dia akan bertemu Raja Jinpyeong. Cheon Myeong dan Kim Yu Shin bergegas mencegah pertemuan itu. Ratu melihat kepada kedua putri kembarnya.

Ratu : "Aku sudah melakukan apa yang kau perintahkan. Aku sudah memecah semua perhatian orang dan datang sendirian. Dimana pemilik belati Soyeobdo itu, dimana gadis itu?"


Deok Man akan mengatakan sesuatu saat ada yang membuatnya terkejut.

No comments:

Post a Comment