Monday, July 18, 2011

Sinopsis The Great Queen Seon Deok Episode 49

kadorama-recaps
kadorama-recaps
Mi Shil melepaskan anak panah ke arah Deok Man dan tepat mengenai dada Deok Man !!

Deok Man terjatuh kembali ke kursinya dan pingsan. Semua shock. Tapi kemudian Deok Man mulai sadar dan ia menarik anak panah dan membuangnya. Kim Seo hyun memanggil Deok Man, Deok Man mulai kuat dan berdiri di depan Mi shil yang sangat terkejut, bagaimana kau bisa selamat? Deok Man mengeluarkan belati Soyeobdo milik Raja Jinheung yang dikenakan Deok Man di lehernya.

Belati itulah yang menahan anak panah Mi Shil, ini juga menunjukkan perlindungan leluhur pada Deok Man. Mi Shil terkejut, itu adalah belati yang sama yang digunakan Raja Jinheung membunuh harimau, bagaimana Deok Man dapat memilikinya? Ratu Maya mengenali itu memang Soyeobdo yang pernah menyelamatkan nyawanya dan sekarang nyawa putrinya.

Kim Yu Shin dan Hwarang menyerbu ke dalam In Gang Jeon. Raja mendengar keributan dan ia tanya pada tabib, tapi tabib ketakutan dan melarikan diri. Kasim masuk dan mau membawa Raja bersembunyi. Saat kasim membantu Raja, Kim Yu shin mengumumkan kehadirannya, Raja terkejut. Kim Yu shin meminta Raja beristirahat, ia meyakinkan Baginda bahwa sekarang mereka menguasai In Gang Jeon dengan Hwarang. Bagaimana dengan Deok Man ? Tanya Baginda.

Deok Man menunjukkan Soyeobdo ke Mi shil sebagai tanda ia memperoleh kemurahan Raja Jinheung. Seol won belari mendatangi dan Se Jong tanya apa yang terjadi. Seol won menyarankan mereka harus segera mundur, Bo Jong berkata Kim Yu shin dan Moon Noh sudah menguasai In Gang jeon. Se Jong kaget, berarti mereka kalah. Seol Won memerintah agar Mi Shil dikawal keluar. Chil Sook mengawal Mi Shil. Mi shil membuang busurnya dan dengan tenang pergi dibawah perlindungan Chil Sook.

Seol Won memberi tanda pada Kapten untuk menghabisi yang ada di lapangan. Mereka mengepung Deok Man. Para Hwarang segera maju melindungi Putri. Ratu dan Putri Man Myeong ketakutan. Al Cheon membentak pada pasukan : Apa yang kalian lakukan, berhenti! Turunkan tangan kalian!

Kapten membunuh seorang Hwarang, tapi kemudian Yeom Jong dan pasukan pemanahnya tiba, mereka membuka gerbang dan mempersilahkan Bi Dam, Joo Bang dan anak buahnya masuk. Mereka bertempur. Bi Dam dan anak buahnya membunuh semua prajurit yang tersisa. Joo Bang menemui Go Do dan semua sangat senang bertemu Joo Bang lagi, Bi Dam mengamankan situasi.

Bi Dam menemui Deok Man dan melihat apa Deok Man terluka. Deok Man berterima kasih pada Bi Dam. Bi Dam : Jika lain kali kau melakukan hal yang mengancam nyawamu lagi, maka aku tidak akan datang menyelamatkanmu!

Ratu Maya segera menemui Deok Man. Deok Man memeluk ibunya yang menangis. Putri Man Myeong memeluk suaminya yang menenangkannya. Deok Man menanyakan Raja. Joo Bang lapor Raja baik2 saja, Kim Yu shin sudah mengamankan In Gang Jeon. Joo Bang akan mengawal Deok Man menemui Raja. Deok Man berkata mereka tidak boleh membiarkan Mi shil keluar dari istana dan segera mengejarnya. Bi Dam mengerti.

Mi shil minta agar Seol Won menyiapkan kepergiannya. Mi Shil pergi ke ruang bawah tanah dan menyadari surat perintah Raja Jinheung hilang. Chil sook masuk dan berkata mereka harus segera pergi. Mi Shil berkata sudah hilang, siapa yang pernah ke sini. Chil Sook menyadari pasti So Hwa yang mengambilnya. Tapi mereka harus segera pergi. Mi shil pergi dikawal Chil sook.

Mi Shil dalam perjalanan. Seok bum lari dan berkata Kim Seo Hyun mengejar dengan pasukan. Mi saeng : berarti jalan keluar sudah diblokir? Seol Won berkata pasti begitu, tapi mereka harus cari cara agar Mi shil keluar dengan selamat. Tidak perlu kata Mi shil, kita lewat gerbang utama, kita akan melewatinya dengan kekuatan penuh. Seol Won berkata meski mereka mundur tapi mereka memiliki 10 ribu lebih pasukan yang akan membela Mi shil, Bo Jong berteriak demi Mi shil, setiap orang disini yang tidak berhutang pada Mi Shil dapat pergi sekarang!

San Tak berkata mereka akan mati untuk Mi shil dan semua berteriak sama, kami akan mati untuk Mi shil !! Seol Won : Serang pintu utama!!

Guk San heun : Mi shil menuju ke pintu utama dengan kekuatan penuh. Deok Man kaget. Kim Yu shin dan Al Cheon juga heran. Deok Man berkata apa ini pengalihan, tapi Guk San heun menyatakan itu benar Mi Shil. Deok Man berpikir Mi shil menggunakan strategi pengalihan ternya bukan sepert itu.

Deok Man berkata saat ini mereka masih tidak dapat menandingi kekuatan lawan, apalagi pasukan Jujin belum sampai. Bi Dam mengerti dan Deok Man memerintah Guk San Heun mengumpulkan prajurit yang ada dan fokus ke gerbang utama. Guk San heun pergi. Deok Man berkata Misil tidak boleh keluar, dia akan memimpin penyerangan.

Seol Won bertempur dengan pasukan Kim seo Hyun. Go Do menemui Jujin dan Kim Chun Chu dan menyampaikan pesan Deok Man. Kim Chun Chu tanya apa Raja dan Putri tidak apa-apa, Dae Pung membenarkan mereka berdua selamat. Tapi sekarang mereka bertempur dengan Mi shil di gerbang utama. Kim Chun Chu memerintah Yeom Jong dan Jujin untuk menuju ke gerbang utama segera karena jika Mi shil berhasil lolos, maka ini tidak akan ada akhirnya. Jujin mengerti dan menuju Gerbang utama.

Yu Shin dan Al Cheon memberi salam dan lapor bahwa Kim Seo hyun sudah mencoba menahan tapi mereka berhasil lolos. Sekarang Kim Seo Hyun mengejarnya. Kim Chun Chu datang dengan Jujin dan Yeom jong. Chun Chu lapor Mi Shil berhasil lolos. Deok Man tanya berapa banyak pasukan Mi Shil. Yu shin berkata tidak banyak, tapi pasukan Se Jong dan Mi saeng akan bergabung dengan mereka. Deok Man memerintah Jujin membantu Kim Seo Hyun melakukan pengejaran. Deok Man berkata mereka harus menemukan Mi Shil segera jangan sampai Mi shil menemukan persembunyian dan memicu perang sipil. Jujin kaget saat disebutkan perang sipil.

Seol Won berkata sekarang ini menjadi perang sipil. Se Jong : Perang sipil? Seol Won membenarkan. Mi shil sudah membuat rencana tambahan ia sudah mengirim pesan pada Oh Chan, komandan benteng Daeya untuk membuat kesepakatan. (Daeya sekarang Hapcheon, Gyeongsangnam Do. Di Hapcheon ini ada monumen penghargaan untuk para Hwarang yang sudah gugur dengan gagah, monumen ini ada di sisi sungai Hwang)

Se Jong dan Mi saeng : jadi benteng Daeya.. Seol Won berkata mereka tidak punya waktu, sebelum pengejar dapat menyerang mereka dari belakang, mereka harus sampai ke benteng Daeya. Seol Won lapor pada Mi shil mereka harus segera berangkat, Mi Shil mengerti dan tanya apa benteng Daeya sudah diberi tahu, Seol won berkata sudah mereka siap menerima Mi Shil. Mi Shil menghela nafas, Seol Won menghiburnya agar tidak putus asa dan kehilangan harapan.(oh..I love Seolwon, he..he I can't hate him, just can't) Mi Shil meyakinkan mereka, ia baik2 saja, tapi kondisinya sekarang tidak dapat dibandingkan dengan yang lalu, sekarang Deok Man yang mengejar mereka.

Deok Man rapat dengan kabinet perangnya, pertama dan paling utama mereka harus menguasai istana. Yu Shin membenarkan, Mi Shil sudah mendominasi istana dengan pengaruhnya selama 40 tahun. Deok Man setuju, menyingkirkan sekutu Mi Shil di istana bukan perkara mudah. Kim Seo Hyun mengumumkan kedatangannya, ia minta maaf, Deok Man kaget. Kim Seo Hyun berkata mereka hampir mendapatkan Mi Shil dkk, tapi tiba2 komandan benteng Daeya Oh Chan muncul dan menghalangi mereka. Kim Yong chun tanya, sekarang mereka berlabuh di Benteng Daeya? Kim Seo Hyun membenarkan.

Benteng Daeya, Ha Jong baru sampai dan ia senang sekali karena Benteng Daeya belum pernah dikalahkan dan bentengnya kuat. Mi Saeng setuju dan juga tenang dengan jumlah pasukannya. Bo Jong menyatakan mereka sekarang bersekutu dengan Jenderal Ma Geo Ji dari Chil Jung (skr Paju di propinsi Gyeonggi) yang memberikan dukungan militer pada mereka. Se Jong berkata jika mereka harus mulai lagi, maka Benteng Daeya adalah tempat yang cocok.

Mi shil berkata kemenangan sudah dekat kecuali ia menyerah maka kemenangan adalah milik mereka. Anak buah Mi shil mulai percaya diri lagi.

Chil sook memerintah pasukannya agar tetap fokus dan waspada. Mungkin akan ada mata2 yang menyelinap. Chil sook minta agar pasukannya lebih waspada. Pasukannya mengerti. Chil Sook akan pergi saat Seok Bum bertanya apa ini perang sipil? Chil Sook membenarkan, pasti begitu. Mi shil bagaimanapun akan tetap memikirkan kebaikan Silla, Chil Sook berkata saat ini situasinya sepertinya jadi sebaliknya. Seok Bum berkata ia tidak peduli dengan Silla. Chil Sook tanya mengapa, Seok Bum berkata Mi Shil sudah sangat baik padanya, orang seperti dia yang rendah dan dengan latar belakang sederhana dan memberikan kehormatan menjadi kapten Hwarang di seorabeol dan keluarganya memiliki banyak hal, cukup makanan dan pakaian.

Seok Bum berkata ini bukan untuk Silla melainkan untuk Mi Shil yang sudah baik padanya dan ia sangat berterima kasih dan berhutang budi. Chil Sook tanya : Apakah rasa terima kasih dan hutang budi pada Mi Shil sudah melebihi bahkan kebaikan dan kebenaran. Seok Bum minta ia dimaafkan tapi ini kesimpulannya. Seok Bum menyadari hanya ini yang dapat ia berikan dari seseorang dengan banyak kekurangan seperti dirinya. Seok Bum berkata jika kata2nya menyinggung Chil Sook, ia minta maaf. Chil Sook pergi kemudian menoleh lagi ia merasa hal yang sama.

Deok Man masih rapat dengan kabinetnya dan berkata biarpun mereka tidak berharap melihat ini, tapi seandainya terjadi perang sipil, mereka harus segera mengatur ulang Kementrian Pertahanan. Kim seo Hyun membenarkan, selama ini Seol Won Rang yang mengatur semuanya. Jika mereka tidak membersihkan departemen pertahanan, mereka tidak akan menang perang.

Kim Yu shin berkata, ayahnya dan dirinya akan mengambil tanggung jawab ini untuk membersihkan departemen pertahanan. Deok Man setuju. Deok Man memerintah Kim Yong Chun dan Kim Chun Chu agar bertanggung jawab dengan urusan Keluarga Raja dengan militer dan pemerintahan dalam istana. Mereka mengerti. Deok Man berkata, ia dan Al Cheon akan mengambil alih yang sudah ditinggalkan oleh Se Jong dan Mi shil dalam departemen perpajakan. Al Cheon bertanya situasi sudah seperti ini, apa mereka perlu mengerahkan pasukan mengepung benteng Daeya. Deok Man membenarkan, Kim Seo Hyun harus bergabung dengan Jujin dan minta mereka bekerja sama dan mengatur strategi, dan pindah ke benteng paling dekat dengan Daeya. Dan semua cek poin menuju Daeya harus diawasi.

Deok Man berkata jika mereka tidak segera bertindak cepat maka akan meningkatkan tindakan anarkis. Deok Man minta kabinetnya untuk mempercepat semuanya.

Yeom Jong tanya pada Bi Dam mengapa Deok Man tidak memanggilnya untuk menghadiri rapat kabinet ? (aku jg bertanya2, kemana Bi Dam) Bi Dam dengan bosan membalik-balik halaman buku,ia tidak punya jabatan resmi untuk hadir di dalam rapat. Yeom Jong : kalau begitu kau harus pergi dan minta jabatan. Bi Dam menghela nafas: Itu sangat merepotkan. Aku suka kerja rahasia dan langsung dibawah perintah Putri Deok Man, selama ini seperti ini. Yeom Jong berkata ini tidak seperti sebelumnya, sekarang mereka menang dan sudah semestinya mereka mendapat penghargaan atas jasa mereka.

Bi Dam memandang Yeom Jong, Kim Chun Chu didukung Kim Yong Chun, sementara Kim Yu Shin didukung ayahnya Kim Seo Hyun, Al Cheon mempunyai kedudukan penting dalam keluarga Raja karena ia bangsawan dan ayahnya berpengaruh dalam dewan. Lalu Bi Dam, apa yang dimiliki Bi Dam, kau tidak punya siapapun mendukungmu atau pengaruh. Yeom Jong berkata jika Bi Dam terus seperti ini, maka Bi Dam tidak akan kemanapun, ia tidak akan punya tempat untuk membangun dasarnya sendiri.

Lalu Deok Man masuk dan memberi perintah agar Bi Dam membawa timnya dan pergi menyusup ke Benteng Daeya. Bi Dam berkata ia akan melakukannya. Deok Man minta agar Bi Dam bertanggung jawab untuk mencari informasi atas situasi di Benteng Daeya dan juga mengawasi keberadaan Mi Shil. Deok Man minta Bi Dam agar memimpin misi ini sehingga ia dapat tenang dan yakin akan kemampuan Bi Dam, Deok Man percaya Bi Dam akan berhasil. Bi Dam senang Deok Man mempercayainya.

Bi Dam menyombong ke Yeom Jong lihat apa yang ditugaskan Putri Deok Man padaku. Ini karena Putri sangat mempercayaiku. Yeom Jong berkata ini bukan posisi yang nyata dalam kementrian dalam istana. Yeom Jong berkata mereka terlihat hanya sebagai suruhan yang selalu keluar mencari informasi. Bi Dam : Mengapa kau merusak kebahagianku..pemikiranmu sangat kompleks. Yeom Jong berkata ia kompleks, itu karena Bi Dam terlalu lama dengan Moon Noh maka ia terpisah dari lingkungan sosial dan tidak mengerti bagaimana lingkungan sosial itu seharusnya. Bi Dam berkata ia mengerti bagaimana lingkungan sosial itu. Bi Dam menghentikan Yeom Jong.

Kapten penjaga memohon ampun pada Kim Seo Hyun, mereka hanya melaksanakan perintah Seol Won Rang dan apa mereka harus mati karenanya, ia mohon ampun. Joo Bang, Seo Ji, dan Wyol Ya memeriksa dokumen2 di kantor Seol Won Rang dan Joo Bang menemukan daftar nama orang2 yang bertempur bersama Seol Won di pertempuran Pallyangchi. (Gunung antara Namwon Jeollabuk dan Hamyang Gyeongsangnam Do)

Wyol YA bertanya apa dalam pertempuran itu Seol Won lalu mempromosikan mereka semua. Seo Ji juga mendapat daftar nama yang mirip dalam pertempuran Cho gae Ryeong. Wyol Ya melaporkan temuannya pada Kim Seo Hyun dan Kim Yu shin. Joo Bang berkata jika mereka mau menyingkirkan semua orang2 ini maka akan percuma saja, karena Seol Won Rang sudah berkuasa selama 15 tahun di departemen ini. Berapa banyak pertempuran dan berapa banyak orang yang sudah dipromosikan dalam kemiliteran oleh Seol Won. Kim Yu Shin berkata tidak ada pilihan lain. Joo Bang komplain, Kim Seo Hyun berkata jika mereka tidak melakukannya, mereka tidak bisa membawa pasukan untuk melawan Mi shil. Kim seo Hyun berkata, Wyol Ya dan Joo Bang hanya dapat mempercepat kerja mereka.

Deok Man memeriksa semua catatan dan tanya apa tidak ada catatan mengenai konstruksi istana di Cho Gae Ryeong, para staf ragu2. Deok Man tanya mengapa. Mereka berkata semua catatan diambil oleh Se Jong dan Ha Jong dan orang yang menjadi arsiteknya juga menghilang di hari Mi Shil meninggalkan istana.

Deok Man berkata jika memang demikian, ia tidak bisa mengerti bahwa orang itu hanya satu2nya orang yang tahu mengenai konstruksi dan para staf ragu2. Deok Man berkata karena itu adalah proyek besar yang membutuhkan dana besar, itu dilakukan dengan diam2 dan mereka tidak diberi laporan. Deok Man membubarkan para staf.

Al Cheon masuk dan lapor bahwa kiriman senjata dari Negara Wa (Jepang) belum tiba. Deok Man minta penjelasan. Al Cheon berkata mereka mengirim 50 pekerja seperti tukang kayu, pembuat kapal, dan pandai besi ke Jepang sebagai barter untuk senjata. Seol Won Rang sendiri mengawasi transaksinya. Deok MAn berkata senjata itu tidak pernah sampai. Al Cheon sudah mengirim orang untuk menyelidiki di Pelabuhan Naei (pelabuhan di timur Jin Hae, propinsi Gyeongsang)

Al Cheon berkata apa mungkin Mi shil membajak kiriman itu dan sekarang ada di tangan Mi Shil. Mi Shil dapat laporan bahwa kiriman senjata sudah tiba. Mi saeng membenarkan, kiriman sudah sampai di pelabuhan Naei kemarin malam dan akan dikirim langsung ke benteng. Mereka akan mendapat logistik paling efisien. Mi shil tanya mengenai persediaan makanan dalam penyimpanan. Ha Jong berkata mereka memiliki 1500 seom dan akan cukup untuk setahun. Ia minta ibunya untuk tenang. Se Jong berkata jika mereka harus menghadapi pertempuran panjang. Benteng Daeya bisa mencukupi makanannya sendiri. Mi saeng menyebutkan Jenderal Mu Eun sudah memasok makanan untuk pasukan dan minta kakaknya tenang saja. Mi shil tanya apa mereka sudah mencegat pesan untuk Raja dari gubernur di Gangju (skr Jinju) dan Geumgwan (skr Gim Hae)

Se Jong berkata sudah, semua akan langsung dikirim ke mereka, jadi Mi shil tidak perlu cemas. Ha Jong berkata semua pekerjaan dibawah tanah sudah dilakukan dengan cepat. San Tak datang dan melaporkan bahwa ada pesan penting dari distrik Gwangmun. (skr Mungyeong, sebelah Barat Laut Gyeongsangbuk do)

Mi shil tanya apa isinya. San Tak melaporkan ada kebakaran besar yang terjadi di sebuah benteng. Mi Shil kaget. Deok Man juga mendapat pesan tentang kebakaran dari Kim Yong Chun yang berkata api timbul dari konstruksi sebuah benteng dan api menyebar cepat. Deok Man heran mengapa tidak ada pemberitahuan dari daerah itu. Deok Man tanya apa ada pesan. Kim Seo Hyun berkata ia belum menerimanya. Deok Man minta agar segera dikirim pesan untuk mengatasi situasi dan melapor segera.

Kim Chun Chu berkata bahwa kepergian Mi shil sudah membuat kevakuman dalam kekuasaan, mereka tidak menguasai apapun untuk mengendalikan faktor internal dan eksternal negri ini. Siapa yang harus melakukan apa dan apa yang harus dilakukan, mereka tidak punya petunjuk yang jelas mengenai semua masalah. Kim Chun Chu membenarkan bahwa istana dipenuhi mata-mata dan sangat mudah untuk membocorkan rahasia atau informasi. Al Cheon datang dan lapor bahwa senjata sudah sampai di pelabuhan Naei, tapi dikirim ke Benteng Daeya. Deok Man kaget dan Yu shin berkata mereka harus cepat dan mengurus ini sebelum Mi shil menciptakan Seorabeol baru jika mereka membiarkan ini lebih lama lagi.

Deok Man berjalan di luar saat Bi Dam mendekat dengan membawa tawanan. Deok Man tanya siapa orang ini. Bi Dam berkata ini adalah pembawa pesan yang menghalangi pesan untuk distrik Gwangmun. Bi Dam melihatnya meninggalkan Daeya, jadi ia menangkap orang ini dan sepertinya ia sudah melapor ke Mi Shil. Pembawa pesan mohon diampuni, ia hanya mengikuti perintah. Deok Man tanya mengapa ia lapor ke Daeya. Orang itu berkata Mi shil adalah penanggung jawab pembangunan benteng, jadi Gubernur Gwangmun memerintahnya untuk mengirim laporan pada Mi shil. Yeom Jong berkata mereka minta dana untuk mengganti kerugian. Orang itu mohon agar diampuni ia tidak melakukan kesalahan.

Deok Man berkata pada diri sendiri, pengaruh Mi Shil benar2 jauh dan luas. Deok Man minta diadakan sidang segera. Al Cheon menjalankan perintah Putri. Deok Man berdiri di depan sidang dan berkata mulai sekarang, ia akan meninjau kembali semua kesalahan yang sudah dilakukan dalam sidang di masa lalu dan tidak akan menekan lebih lanjut tapi jika ada yang mau melaporkan sesuatu mengenai Silla tapi bukan kepadaku, maka aku akan menurunkan orang itu dari posisinya segera dan ini termasuk laporan dari propinsi dan penyampaian pesan.

Deok Man akan menurunkan semua dari pembawa pesan sampai Gubernur jika mereka gagal melakukannya atau menggantinya ke tempat lain dan akan memberlakukannya ke seluruh negri. Deok Man memerintah departemen Pertahanan untuk mengendalikan Geoyeol Ju, Daegaya, Chohwagun dan semua disekitar benteng Daeya. Kim Seo Hyun mengerti. Deok Man berkata mereka harus mencegah informasi masuk ke benteng Daeya dan mengisolasi mereka. Apa mereka mengerti? Semua mengerti.


Deok Man duduk dan ia teringat So Hwa saat mereka bertemu setelah So Hwa selamat dari istana dengan Joo Bang. So hwa berkata Raja Jinpyeong mempercayakan stempel istana padanya, tapi Chil Sook mengambilnya. Kemudian ia menemukan surat perintah Raja Jinheung agar Mi Shil dibunuh. So Hwa memberikan surat perintah Raja Jinheung pada Deok Man. Deok Man membacanya dan ia terkejut.

Raja Jinheung : Mi Shil adalah musuh, bunuh Mi shil dan kembalikan keadilan dan kebenaran di Silla.

kadorama-recaps
kadorama-recaps
Deok Man tanya apa ini ditulis oleh Raja Jinheung. So Hwa mengangguk. Raja Jinheung memberi perintah pada Hwa Rang Seol Won untuk membunuh Mi shil. Deok Man bertanya apa ini sudah saatnya ia harus menggunakan perintah itu. Bi Dam mendatangi Deok Man dan memberi salam. Pandangan Deok Man kosong dan Bi Dam tanya apa yang mengganggu pikiran Deok Man, mengapa ia terlihat susah. Deok Man berkata bukan apa2. Bi Dam tanya jika ada yang dapat ia bantu untuk membuat Deok Man tenang, jika ada..meskipun sepertinya ia tidak dapat membantu banyak. Deok Man berkata: Jika aku sampai pada tahap ini, ini tidak pernah kupikirkan akan terjadi. Tapi jika Bi Dam tidak ada ia tidak tahu apa yang akan ia lakukan dalam saat2nya yang paling gelap, ini diluar kemampuannya.

Deok Man berkata jika Bi Dam berkata ia tidak mampu, itu karena sekarang mereka menghadapi kekacauan dan ketidak teraturan tapi tunggu sampai semua mulai stabil, aku akan memberikan padamu tugas penting dan jabatan. Bi Dam tanya penugasan penting itu apa..Deok Man berkata jaringan intelijen Bi Dam dan Yeom Jong, Deok Man berencana untuk meresmikannya dan menjadikannya sebagai alat untuk pemerintahannya yang bisa disebut sebagai agen rahasia istana dan tidak ada orang yang bisa memimpin departemen ini lebih baik dari Bi Dam dan ia percaya apapun operasi rahasianya, ia yakin Bi Dam akan mengatasinya.

Bi Dam gembira dan ia tersenyum akan tugas barunya. Deok Man berkata ada kalanya ia melihat Bi Dam seperti anak kecil dan tanya apa Bi Dam benar2 senang dengan usulannya. Bi Dam berkata ini karena Deok Man mempercayai kemampuannya.

Lalu Deok Man memberi tugas pada Bi Dam, sebelum ia masuk ke istana, ia mengubur sebuah kotak di bawah pohon Gingko di kuil di Bo Gya Hoe. Bi Dam : Kotak kecil? Deok Man membenarkan dan Bi Dam akan membawa kotak itu padanya dan tidak seorang pun boleh mengetahuinya. Bi Dam mengerti. Bi Dam berlari dengan senang karena Deok Man mempercayakan tugas rahasia padanya. Bi Dam akan melaksanakannya.

Deok Man masih merenung saat Kim Yu Shin dan Al Cheon datang, mereka lapor bahwa perintah Deok Man sudah disampaikan ke seluruh negri. Mereka tidak bisa membayangkan kepergian Mi shil ternyata membuat kevakuman dalam kekuasaan. Deok Man berkata tidak seorang pun dari mereka memiliki pengalaman administrasi dalam menjalankan negara sebelumnya. Tapi pihak Mi shil tahu bagaimana caranya. Meskipun ia memiliki banyak kemampuan tapi ia sendirian, ia tidak akan mampu berhasil sendirian. Ia perlu orang2 membantunya. Orang2 yang berbagi perahu dengannya. Inilah mengapa orang2 diperlukan inilah mengapa Mi shil sangat berkuasa.

Deok Man berkata ia harus mengikuti cara Mi shil dan tidak ada cara lain. Deok Man harus mengambil sekutu Mi shil dan menjadikannya sebagai sekutunya. Kim Yu Shin tanya apa maksud Deok Man. Deok Man berkata ibunya So Hwa memberikan padanya hadiah istimewa dan berharga. Sebenarnya aku tidak berniat menggunakan hadiah itu tapi ini sepertinya waktu yang tepat.

Kim Yu Shin tanya apa maksud Deok Man. Deok Man berkata ia sudah memerintah Bi Dam untuk mengambilkannya untuknya dan Bi Dam akan segera kembali dengan hadiah itu. Al Cheon berkata Bi Dam sudah meninggalkan posnya di Daeya untuk tugas ini. Deok Man membenarkan dan sampai Bi Dam kembali maka Penjaga Istana akan menggantikan tugasnya. Al Cheon mengerti.

Bi Dam pergi untuk menggali kotak di bawah pohon. Pohon itu adalah pohon perlindungan dalam agama Budha.

Bi Dam menemukannya dan membersihkan debunya. Karena ia ingin tahu, maka Bi Dam membuka kotak itu, di dalamnya ada dokumen dan ia mengenalinya, ia ingat So Hwa memeganginya sangat erat sebelum bertemu Deok Man, bahkan saat So Hwa makan. Bi Dam ingin tahu mengapa So Hwa sangat hati-hati. Bi Dam membukanya dan membacanya dan shock dengan isinya, bahwa itu adalah perintah kerajaan dari Raja Jinheung untuk membunuh Mi Shil dan Bi Dam jatuh diatas lututnya, kehilangan kata2 dan blank. Deok Man menunggu dokumen itu tapi masih belum ada tanda kedatangan Bi Dam. Bi Dam hanya duduk dengan pandangan kosong.

Joo Bang dan beberapa nangdo menyamar dan ingin tahu saat pertama kali Deok Man bertemu Joo Bang, saat itu ia menyamar sebagai pendeta? Go Do berkata mereka menipu Deok Man beberapa kali. Joo Bang berkata saat itu mereka benar2 penipu. Tapi Joo Bang akhirnya sadar mereka sudah banyak melakukan kesalahan, Go Do tertawa dan Joo Bang memukul kepalanya.

Bi Dam mencerna kebenarannya. Raja Jiheung ingin Mi Shil mati, mengapa ia menyimpan dokumen itu sampai sekarang. Bi Dam heran mengapa Mi Shil menyimpannya selama ini dan tanya untuk apa. Bi Dam menuju ke benteng Daeya dan bukan kembali ke Deok Man. Di depan benteng semua mengantri untuk pemeriksaan sebelum masuk dan keluar dari gerbang. Bi Dam juga terlihat dalam antrian, petugas melihat Bi Dam dan tanya apa yang Bi Dam lakukan, Bi Dam menjawab ia melakukan perdagangan dan Bi Dam diijinkan masuk.

Go Do mengenali Bi Dam. Joo Bang heran bukankah mereka menggantikan Bi Dam karena Bi Dam mengerjakan tugas dari Putri, mengapa ia terlihat di sini. Joo Bang ingat So Hwa membawa sesuatu yang sangat penting, dan Joo Bang pernah berkata jika itu penting biarkan saja Bi Dam yang menjaganya agar lebih aman, tapi So Hwa berkata Bi Dam tidak boleh memiliki dokumen ini. Mengapa tanya Joo Bang, so Hwa berkata ini dapat menjadi halangan untuk Mi Shil. So Hwa berkeras bahwa dokumen ini ada hubungannya dengan Bi Dam. Joo Bang heran dan ia menjadi curiga dengan Bi Dam.

Bi Dam berhasil masuk ke benteng Daeya dan menembus penjagaan ketat di Daeya, dia berhasil mendekati kediaman Mi shil (ilmu ginkang Bi Dam mirip Thio Buki hehe..ringan sekali). Beberapa pengawal lewat dan Bi Dam ada di atap, mereka diam karena merasa ada yang mencurigakan. Bi Dam melompat dan membunuh mereka dengan seketika. Bi Dam mendatangi Mi shil, dan Mi shil tidak terlalu kaget dengan kedatangannya. Bi Dam mengarahkan pedangnya pada Mi shil. Mi shil dengan resmi bertanya apa tujuan Bi Dam datang. Mi shil tanya apa Deok Man yang memerintahkannya untuk membunuhnya atau karena Bi Dam memuja Deok Man sehingga ia datang untuk mencari jasa demi kekasihmu? Bi Dam datang karena ia ingin tahu sesuatu yang tidak dapat ia mengerti. Mi Shil heran.

Bi Dam tanya mengapa tapi ia ragu menunjukkan perintah Raja Jinheung, kemudian mengubah pertanyaannya, sehari sebelum pemberontakan, Mi shil meminta Yeom Jong membawanya pergi. Bi Dam ingin jawaban dan berteriak pada Mi shil agar segera menjawabnya. Mi shil berkata : Kau adalah penghalang. Bi Dam berkata dia hanya penghalang bagi Mi shil demi cita2 Mi shil. Mi shil berkata ya pasti demikian jika kau berpikir seperti itu. Bi Dam berkata ia selalu menjadi batu sandungan untuk Mi Shil. Maka ini seperti sekali lagi Mi shil membuang Bi Dam, bukankah lebih baik Mi shil membunuhnya saja. Mi shil mengakui benar itu adalah kesalahannya, karena alasan ini, kesalahan ini dapat menyebabkan rasa sakit dan ia harus berakhir dengan situasi seperti ini.

Bi Dam tidak percaya Mi shil menyatakan bahwa dirinya adalah sebuah kesalahan. Bi Dam tanya mengapa kemudian..dan ia akan mengeluarkan surat Raja Jinheung ketika ia mendengar suara. Mi saeng masuk untuk melapor kemungkinan penyusup dan ia melihat Bi Dam. Bi Dam mengarahkan pedangnya kembali ke leher Mi shil. Bo Jong menghunus pedang tapi Mi Shil meminta mereka berhenti. Mi Saeng dan Bo Jong heran. Mi shil berkata Bi Dam kesini hanya ingin tahu sesuatu, jadi Bi Dam adalah tamunya. Mi shil berkata pada Bi Dam dia boleh pergi. Mi saeng shock dengan tindakan kakaknya. Mi shil : ayo cepat pergilah! Bo Jong mundur.Bi Dam tidak mengerti tindakan Mi Shil.

Se Jong kaget ketika tahu Bi Dam datang dan menyusup ke ruangan Mi shil dan mengancam Mi Shil. Lebih kaget lagi, Mi Shil membiarkannya pergi. Ha Jong tidak mengerti mengapa ibunya selalu melepaskan Bi Dam, memang siapa Bi Dam? Seol Won mungkin tahu sesuatu. Seol Won berkata ia tidak tahu. Ha Jong kesal pasti Seol Won tahu sesuatu. Kita sudah seperti ini, ini karena si brengsek Bi Dam. Bo Jong setuju dengan Ha Jong, ibunya membiarkan Bi Dam pergi ini sepertinya bukan ibunya. Seol Won menemui Mi Shil dan tanya apa tujuan kedatangan Bi Dam. Mi shil tidak menjawab, Seol Won mendesak. Mi Shil berkata hari saat Bi Dam menyelamatkan Deok Man dari istana, mereka semua pasti bingung. Bi dam juga bingung dan ingin tahu alasannya, mengapa Mi shil tidak membunuhnya dan membiarkan ia hidup.

Joo Bang lapor pada Yu Shin bahwa Bi Dam terlihat di benteng Daeya. Go Do berkata ia melihat Bi Dam dengan mata kepalanya sendiri. Yu Shin heran. Al Cheon berkata bukankah Bi Dam dikirim untuk melakukan tugas penting dari Putri dan mengapa ia pergi ke benteng Daeya.

Deok Man sekarang gelisah mengapa Bi Dam tidak segera kembali. Bi Dam merenung apa yang harus ia lakukan dengan surat Raja jinheung ini. Deok Man mendapat laporan dari Yu Shin, Bi Dam terlihat di benteng Daeya dan Deok Man kaget. Kim Yu Shin berkata Bi Dam memasuki Benteng Daeya. Yu Shin tanya apa tugas Bi Dam, apa yang harus ia bawa kembali. Yu Shin berkata Mi Shil ada di Daeya. Deok Man minta Yu shin jangan bicara lagi. Kim Yu Shin berkata ia jarang mencurigai seseorang dan dia minta maaf karena spekulasinya. Tapi Deok Man mulai ragu.

Deok Man meninggalkan kamarnya dan Joo Bang menunggunya di luar. Yu shin tanya ada apa. Joo Bang berkata ia ingin bicara pribadi dengan Putri jika Yu Shin tidak keberatan. Yu shin pergi. Deok Man tanya ada apa. Joo BAng menceritakan kisahnya dengan So Hwa, Joo Bang berkata So hwa mengambil sesuatu dari kamar belajar Mi shil yang memiliki hubungan dengan Bi Dam. Deok Man heran. Joo Bang : Itulah mengapa ia menolak memberikan surat itu pada Bi Dam, karena alasan itu. So Hwa merahasiakan sesuatu. So Hwa menolak mengatakannya. Joo Bang heran mengapa So Hwa melakukan itu. Deok Man heran bagaimana perintah Raja Jinheung untuk membunuh Mi shil ada hubungannya dengan Bi Dam...Deok Man mencoba mencerna informasi Joo bang. Siapa sebenarnya Bi Dam...

Bi Dam datang dan memberi salam pada Deok Man. Deok Man melihat Bi Dam datang dengan tangan kosong.

Deok Man : Tugas yang aku berikan padamu, untuk membawa kembali kotak, apa kau membawanya?
Bi Dam diam saja
Deok Man : Berikan padaku.
Bi Dam : Tidak ada disana.
Deok Man heran dengan jawaban Bi Dam.
Bi Dam : Aku sudah menggali beberapa lubang dimana-mana tapi hanya berhasil menemukan kotaknya..tapi isinya kosong.
Deok Man benar2 ragu.

Deok Man : Sampai sekarang, apapun yang kaukatakan akan kupercayai, tanpa keraguan dan kecurigaan. Kepercayaan ini akan menjadi dasar yang membangun hubungan kita di masa mendatang..Apakah benar kotak itu tidak ada isinya?
Bi Dam tidak segera menjawab. Bi DAm : Ya..Tidak ada
Deok Man : Bukankah kau pergi dan menyembunyikannya?
Bi Dam menggelengkan kepalanya. Tidak.

Deok Man : Lalu kau pergi ke benteng Daeya, apa itu benar?
Bi Dam tidak segera menjawab.
Deok Man : Kau pergi menemui Mi shil?
Bi Dam : Ya...aku tidak ingin kembali dengan tangan kosong jadi aku kesana dan berniat membunuh Mi Shil.
Deok Man benar2 tidak percaya kebenaran cerita Bi Dam.

Bi Dam : Jika kita membunuh Mi shil, semua akan berakhir bukan? Tapi aku gagal.
Deok Man sudah hilang kepercayaannya pada Bi Dam dan ia memberi kesempatan terakhir pada Bi Dam.
Deok Man : Aku akan tanya darimu untuk terakhir kalinya..Mi Shil dan kau ..apa hubungan kalian ?

Sementara itu, Mi Shil juga diinterogasi oleh sekutunya.
Mi Saaeng berkata masalah ini sudah mempertaruhkan nyawa kita ,Mi shil diam saja. Se Jong : Se Ju dan Bi Dam, diantara kalian berdua..apa hubungan kalian ?

Kembali ke Bi-Deok couple :
Deok Man : Mi Shil dan dirimu, antara kalian berdua,apa hubungan kalian?
Bi Dam : Mi shil dan aku...

Mi shil : Anak. Dia anak laki-lakiku.
Ha Jong shock dengan pernyataan ibunya. Ha Jong : Apa..? Apa yang ibu katakan ?
Mi saeng : Kkkk..kakak.
Se Jong shock, Mi saeng terlihat seperti akan pingsan. Mi Shil hanya diam saja dengan alisnya yang sedikit terangkat.

No comments:

Post a Comment