Sunday, December 25, 2011

Super Junior - Memories chapter 1 (Super Junior Fan Fiction)







Akhir tahun 2000 SM Entertainment menggelar audisi Starlight Casting System. Dengan banyak sekali pendaftar, SM Ent berusaha untuk memilih orang terbaik. Dari semua peserta, akhirnya pihak SM ent menemukan dua orang yang sangat memukau yaitu Leeteuk dan Eunhyuk.
Mereka berdua pun ikut trainee. Pertama kali mereka bertemu adalah di tempat trainee. Mereka berdua saling berkenalan.
“annyeonghaseoyeo, nama saya Leeteuk. Senang berkenalan denganmu”, kata Leeteuk ramah.
“annyeonghaseoyeo, nama saya Eunhyuk. Senang berkenalan denganmu”, balas Eunhyuk.
Hanya kata-kata itulah yang bisa mereka katakan. Memang kata-kata yang kaku. Tapi itu hanya sementara. Setelah beberapa bulan mereka ikut trainee bersama, akhirnya kedekatan mereka mulai terbentuk. Mereka sudah bisa bercanda bersama, latihan vocal bersama, apapun mereka lakukan bersama.
Awal 2001 saat mereka latihan dance bersama, tiba-tiba pintu terbuka dan munculah sesosok laki-laki yang tubuhnya cukup besar. Ya, dia adalah Xiah Jun Su, teman SD dari Eunhyuk. Eunhyuk kaget.
“Eh, Junsu kenapa kau disini?”, tanya Eunhyuk.
“Ehm, aku disini ikut trainee juga sepertimu”, jawab Junsu.
“Wah kebetulan sekali, kalau begitu ayo pergi dan ceritakan tentang perjalananmu sampai kesini”, ajak Eunhyuk tanpa memperhatikan Leeteuk
Mereka pun pergi begitu saja dan meninggalkan Leeteuk sendiri di ruang latihan dance. Leeteuk merasa kecewa dengan sikap Eunhyuk yang mengacuhkannya begitu saja. Dia juga ingin dekat dengan teman Eunhyuk, tapi apa balasannya?
Dia pun pergi ke atap ruang latihan, dan merenungi apa yang telah dilakukan Eunhyuk kepadanya. Di tempat berbeda, Eunhyuk dan Junsu sibuk bercerita tentang perjalananya hingga sampai ikut trainee. Setelah beberapa lama mereka ngobrol, Eunhyuk baru ingat kalau dia meninggalkan Leeteuk di ruang latihan dance. Dia pun berpamitan kepada Junsu dan segera melihat keadaan Leeteuk.
“betapa bodohnya aku, sampai aku melupakan Leeteuk Hyung yang tadi bersamaku. Maafkan aku Leeteuk Hyung. Maafkan aku...”, kata Eunhyuk dalam hati.
Sesampainya Eunhyuk di ruang latihan, dia tidak menemukan satu orang pun di tempat itu. Dia memanggil-manggil Leeteuk tetapi tetap tidak ada jawaban. Eunhyuk berlari kesana kemari mencari Leeteuk dan akhirnya dia sampai di atap gedung. Ada sesosok orang disana. Eunhyuk pun mendekat dan bertanya.
“Leeteuk Hyung, apakah itu benar kau?”, tanya Eunhyuk sambil mengatur napasnya.
“ya,  ini aku”, jawab orang itu. Dia berbalik dan menatap Eunhyuk. Leeteuk menangis.
“Leeteuk Hyung, maafkan aku karena telah melupakanmu tadi. Maafkan aku Hyung”, kata Eunhyuk sambil terus mendekat dan memeluk Leeteuk.
“ya, Eunhyuk. Tidak apa-apa. Aku maafkan kau. Aku juga bisa memaklumi tindakanmu tadi”, balas Leeteuk sambil mengusap air matanya.
“sekali lagi maafkan aku Leeteuk Hyung. Aku berjanji tidak akan berbuat seperti itu lagi”, jawab Eunhyuk.
Akhirnya semuanya berakhir bahagia. Sejak kejadian itu, mereka berdua bagai amplop dan perangko yang tak bisa terpisahkan.

JJJJ

Pencarian SM entertainment terus berlanjut. Dan tahun 2001 audisi SM Ent tidak hanya dilakukan di Korea saja melainkan di China juga. Dari 3000 peserta dari luar Korea akhirnya terpilih Han Geng dari Beijing, China.
Di tahun yang sama juga terpilih Yesung dalam Audisi Starlight Casting System. Kemudian Sungmin dan Donghae terpilih berkat penampilan mereka yang memukau di sebuah kontes yang disponsori oleh SM Ent.
Keadaan di tempat trainee pun semakin ramai dengan adanya lima orang yang baru saja terpilih untuk ikut trainee. Pasangan EunTeuk yang mendengar bahwa ada lima anggota baru pun menyambut kedatangan mereka. Sebuah mobil berhenti di depan gedung SM Ent dan menurunkan lima orang yang sedikit gugup dengan acara penyambutan yang akan mereka terima. Perlahan-lahan, mereka memasuki gedung. Di lobby gedung sudah ada Leeteuk dan Eunhyuk yang menunggu kedatangan mereka.
Leeteuk dan Eunhyuk langsung menghampiri orang asing yang mereka lihat dan bertanya.
“apakah kalian adalah peserta trainee yang baru?”, tanya Leeteuk.
“ya, kami adalah peserta trainee yang baru, nama saya Yesung, senang bertemu dengan kalian”, kata pria yang sedikit aneh itu.
 “Yah... sekarang adalah giliranku untuk memperkenalkan diri. Nama saya Sungmin, senang bertemu dengan kalian”, kata sungmin.
“annyeohaseoyeo, nama saya Donghae, senang bertemu dengan kalian”, kata donghae dengan formal.
“ann...yeonghas...seoyeo..., nama... saya han...geng. nama korea saya... hankyung. Senang berke...nalan dengan kali...an”, kata hankyung dengan terbata-bata.
“apakah kau bukan orang korea?”, tanya Eunhyuk yang dari tadi diam saja.
“ya, saya orang China”, jawab Hankyung.
“Perkenalkan, nama saya Eunhyuk dan orang yang ada di samping saya adalah Leeteuk Hyung, senang bertemu dengan kalian”, balas Eunhyuk kepada para trainee baru.
Kehidupan di trainee bersama enam orang pun dimulai dengan kaku. Tidur bersama dalam satu dorm pastinya bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Hal pertama yang mereka lakukan adalah  membagi kamar dorm. Leeteuk harus berbagi kamar dengan Yesung, Eunhyuk tidur sendiri, Hankyung tidur sendiri, dan Sungmin berbagi kamar dengan Donghae.
Acara pindah rumah bagi para trainee baru itu cukup menyusahkan, karena barang-barang mereka harus dipindah dari rumah menuju dorm. Kadang terjadi salah paham ketika seorang dari mereka salah mengambil barang, seperti “Hey Eunhyuk-ssi apakah kau telah mengambil celana dalamku? Cepat kembalikan”. Yah, begitulah kehidupan baru dimulai.
Seminggu setelah kedatangan trainee baru itu, masalah mulai muncul dari kamar Leeteuk dan Yesung. Yesung yang punya aura sedikit aneh bagi Leeteuk itu membuat Leeteuk merinding sendiri. Semakin Leeteuk berusaha bersikap biasa kepada Yesung, semakin tidak bisa Leeteuk menghilangkan rasa ngerinya. Akhirnya ketakutan itu meledak, pada musim gugur 2001 Leeteuk berbicara dengan formal kepada Yesung tentang keinginannya untuk pisah kamar darinya.
“Mian hae Yesung, aku ingin meminta izin untuk pisah kamar darimu”, kata Leeteuk sambil takut dengan reaksi yang akan dia terima.
“Kenapa, Hyung? Apakah ada yang salah denganku?”, tanya Yesung sedikit kaget dengan permintaan Leeteuk.
“Tidak ada apa-apa. aku hanya ingin berganti suasana yang baru. Apakah kau mengizinkan?”, tanya Leeteuk sekali lagi.
“Baiklah Hyung jika itu akan membuatmu senang”, kata Yesung sedikit kecewa.
“Sekali lagi, Mianhae Yesung”, jawab Leeteuk sedikit menyesal karena telah membuat Yesung sedih.
Akhirnya hari itu juga Leeteuk melaksanakan niatnya untuk pindah kamar. Dia menempati kamar yang masih kosong. Dia menyesal sekaligus merasa lega dengan keputusannya. Dia mulai menata barang-barangnya di kamar barunya itu. Dia merasa sedikit lebih bebas sekarang.
Masalah satu sudah terselesaikan, namun masalah yang lain muncul. Yaitu, tangan Hankyung patah saat dia menjalani latihan tempat trainee. Karena masalah itu, Hankyung harus dirawat dan istirahat dari kegiatan trainee. Anggota trainee yang lain merasa sedih saat mendengar berita tentang Hankyung.
Selain masalah-masalah yang terus dihadapi anggota trainee itu, mereka juga memiliki hal yang menyenangkan. Contohnya, kedekatan yang terjalin diantara semua anggota trainee. Kehidupan di dorm pun semakin harmonis dengan kejadian-kejadian itu. Selain membuat perpecahan, masalah itu mengajari para anggota trainee untuk belajar menjadi dewasa.

JJJJJ

Tahun 2001 akhirnya berlalu dan berganti menjadi tahun 2002. Pencarian SM Entertainment untuk mencari anggota trainee baru pun berlanjut. Summer 2002 SM Ent mengadakan Audisi Starlight Casting System di Korea. Dan akhirnya menemukan calon bintang kita yaitu, Kangin dan Heechul. Mereka terpilih karena penampilannya yang memukau para dewan juri.
Selain  di Korea, pihak SM ent juga mengadakan Audisi Starlight Casting System di California, Amerika Serikat. Disana, mereka akhirnya menemukan Kim Ki Bum yang memberikan penampilan memukau kepada dewan juri.
Dorm tempat para trainee semakin hari semakin ramai, dengan bertambahnya 3 orang trainee baru, kini penghuni dorm menjadi 9 orang. Dan lagi-lagi kedatangan para trainee baru menjadi hal yang ditunggu oleh trainee lama. Mereka selalu setia menunggu kedatangan mobil yang mengantar trainee baru.
Saat sebuah mobil memasuki bagian pintu masuk gedung, para trainee lama pun langsung berdiri dan mendekat ke pintu masuk. Akhirnya 3 sosok orang muncul, mereka bertiga masih merasa asing dengan lingkungan trainee. Mereka berjalan dengan kaku dan setelah melihat para senior mereka yang sama-sama anggota trainee, mereka langsung membungkuk dengan sopan. Suasana masih belum terbentuk, setelah mereka semua terdiam beberapa menit, akhirnya Leeteuk mulai membuka pembicaraan.
“annyeonghaseoyo, nama saya Leeteuk. Selamat datang di tempat trainee. Semoga kalian kerasan disini”, kata Leeteuk formal.
Pertanyaan itu dijawab trainee baru dengan kaku.
“annyeonghaseoyo, perkenalkan nama saya Kangin. Senang bertemu dengan kalian. Dan tolong bimbing saya saat trainee ini”, kata Kangin dengan sedikit kaku.
“perkenalkan, nama saya Heechul, senang bertemu dengan kalian”, kata Heechul.
“Wah... wajahmu sangat cantik. Benarkah kau itu laki-laki?”, kata Leeteuk heran.
“tentu saja aku laki-laki. Tapi, apakah benar wajahku cantik?”, tanya Heechul malu-malu.
“ya begitulah”, balas Leeteuk.
“terimakasih atas pujiannya”, jawan Heechul dengan formal.
Perkenalan dilanjutkan oleh Kim Ki Bum.
“annyeonghaseoyo, nama saya Kibum. Senang bertemu dengan kalian”, kata Kibum dengan logat California yang mengikuti kata perkenalannya.
Trainee lama mulai tertarik dengan acara memperkenalkan diri setelah mendengar kata-kata Kibum dengan logat yang agak aneh.
“wajahmu seperti orang Korea tapi kenapa kata-kata Koreamu sedikit aneh?”, tanya Yesung penasaran.
“ya, karena aku sudah lama tinggal di luar negeri. Jadi maklum saja kalau bahasa Koreaku sedikit aneh”, kata Kibum sedikit malu.
“woah... kau sangat hebat. Sudah berapa lama kau tinggal di luar negeri?”, tanya Sungmin sambil kagum kepada Kibum.
“sudah 3 tahun aku tinggal di luar negeri”, kata Kibum sambil mengingat-ingat.
“woah... sudah lumayan lama juga. Memang negara mana yang kau tinggali?”, tanya Eunhyuk ingin tahu.
“aku tinggal di California”, jawab Kibum singkat.
“California, Amerika Serikat?”, tanya Yesung antusias
“ya, benar”, jawab Kibum
“wah... pantas saja logatmu seperti orang Amerika”, celetuk Donghae
“Sudahlah, ayo kita pergi ke dorm. Tidak enak ngobrol di lobby seperti ini”, kata Hankyung sedikit mengeja kata-katanya.
“ya, itu adalah ide yang sangat bagus”, jawab Leeteuk semangat.
Akhirnya, mereka semua berbondong-bondong menuju dorm dan mulai menyusun pembagian kamar dorm. Menyusun pembagian kamar 9 orang bukanlah hal yang mudah dilakukan karena mungkin saja diantara teman sekamar ada ketidak samaan sifat. Setelah berunding sekitar 30 menit, akhirnya diputuskan Leeteuk tidur sekamar dengan Kangin, Sungmin tetap sekamar dengan Donghae, Hankyung tidur sekamar dengan Heechul, Eunhyuk tidur sendiri, kibum tidur sendiri dan Yesung tidur sendiri.
Kehidupan dorm berlanjut dengan bertambahnya anggota menjadi 9 orang. Saat anggota trainee baru memindahkan barang-barangnya ke dorm, anggota lama dengan senang hati membantu. Kedekatan antar anggota trainee semakin terbangun. Tapi, semua berhenti sejenak ketika terjadi perselisihan kecil di kamar Leeteuk dan Kangin. Leeteuk yang memang sedikit cerewet itu berbicara yang membuat Kangin sedikit tersinggung.
Suatu hari, Leeteuk yang melihat Kangin makan sendiri berbicara kalau sebaiknya Kangin itu mengurangi sedikit berat badannya. Kangin yang merasa dirinya dihina pun berkata.
“memangnya kenapa dengan badanku? Aku merasa baik-baik saja dengan berat badanku sekarang”, kata Kangin membela diri.
“bukannya aku menghinamu Kangin-ssi, tapi coba kamu rasakan apakah kau baik-baik saja saat harus menari dan menyanyi secara bersamaan dengan badanmu itu”, kata Leeteuk perhatian.
“aku akan baik-baik saja. Aku akan buktikan kepadamu”, jawab Kangin sedikit kesal.
Kangin pun pergi meninggalkan Leeteuk sendirian. Suatu hari saat waktunya latihan dance. Para anggota trainee berlatih dengan keras. Tapi disudut yang tak diperhatikan oleh anggota trainee lain, Kangin terlihat kelelahan sendiri. Dia pun mulai mengingat-ingat lagi perkataan yang Leeteuk lontarkan kepadanya. Dia mulai mengerti kenapa Leeteuk berkata seperti itu. Dia berpikir mungkin kata-kata Leeteuk benar, dan Kangin mulai berpikir tentang diet. Ya... katanya dalam hati. Mulai hari itu Kangin menjalani diet tanpa diketahui anggota trainee lain termasuk Leeteuk.
Diet Kangin dimulai dengan mengurangi porsi makannya dan dia mulai berolahraga di pagi hari. Tanpa disadari anggota trainee lain, selama sebulan penuh hal itu dijalani Kangin. Sampai akhirnya suatu hari Kibum yang selalu bangun pagi melihat Kangin berlari mengelilingi gedung trainee. Kibum yang penasaran pun menghampiri Kangin. Kangin yang tidak menyadari kehadiran Kibum pun kaget saat mengetahui Kibum berlari di sampingnya. Kangin pun menghentikan langkahnya dan bertanya pada Kibum.
“apa yang sedang kau lakukan disini, Kibum?”, tanya Kangin sambil terengah-engah.
“seharusnya aku yang bertanya pada Hyung. Apa yang sedang Kangin Hyung lakukan pagi-pagi seperti ini?”, tanya Kibum sambil memperhatikan Kangin.
“tentu saja aku berolahraga. Memangnya ada yang salah?”, jawab Kangin membela diri.
“Kangin Hyung tidak pernah seperti ini saat aku baru datang kesini, tapi kenapa sekarang berubah?”, tanya Kibum masih penasaran.
“aku ingin kurus untuk memudahkanku dalam menari dan menyanyi. Mengerti?”, kata Kangin sambil meninggalkan Kibum yang berdiri terpaku.
Para trainee lain mulai bangun dan mendapati Kangin & Kibum berdiri di depan gedung. Mereka pun menghampiri mereka, termasuk juga Leeteuk. Leeteuk yang melihat Kangin berkeringat banyak, menyimpulkan kalau Kangin itu menjalankan diet karena kata-katanya. Dia tersenyum sambil terus melihat Kangin dari kejauhan. Dia tak mau merusak suasana hati Kangin, jadi dia mulai menjauh dari tempat itu.
Masalah itu memberi dampak positif bagi Kangin dan anggota trainee lain. Selain perpecahan, hal itu semakin membuat rasa kekeluargaan anggota trainee erat. Contohnya, kedekatan Heechul dengan Hankyung yang tidak pernah ada habisnya. Heechul sangat bersenang hati mengajarkan Hankyung bahasa Korea karena bahasa Korea Hankyung masih sangat buruk. Tapi selain bahasa Korea yang umum, Heechul juga mengajari Hankyung bahasa-bahasa kotor Korea. Dan akhirnya Hankyung sekarang bisa berkata kotor dengan baik dan benar (yang satu ini harap jangan ditiru hehehe...). Mereka pun hidup semakin harmonis dan semakin tak terpisahkan.

JJJJJ

Pencarian SM ent tak berhenti sampai disitu. Tahun 2003, SM ent mengadakan audisi di Korea dan menemukan bintang baru yaitu, Siwon. Pada awalnya, para trainee lama menerima Siwon dengan ramah. Tapi, setelah mendengar kalau Siwon tidak tinggal di Dorm melainkan di rumahnya sendiri, para trainee lama pun merasa tidak adil. Mereka pun protes kepada produser SM Ent, Lee Soo Man.
“ini tidak adil, kenapa Siwon boleh tinggal di rumahnya sendiri sedangkan kita tidak?”,  protes Kangin.
“itu karena jarak rumah Siwon tidak jauh dari sini, jadi dia tidak perlu tinggal di Dorm”, jawab produser SM Ent.
“tapi bukankah itu pengelompokan namanya. Kalau dia tinggal di rumah kan mungkin tidak akan akrab dengan kita semua”, balas Leeteuk.
“itu sama saja. Kalian akan akrab oleh lamanya waktu trainee”, kilah Produser SM Ent.
Siwon yang merasa tidak enak kepada anggota trainee lama pun berkata.
“pak produser, kata senior itu benar, sebaiknya aku tinggal di Dorm juga seperti mereka”, kata Siwon.
“ya... memang begitu sebaiknya”, jawab anggota trainee lama bersamaan.
“tapi tetap tidak bisa. Ini sudah amanat dari ayah Siwon. Kalau kita ingin Siwon ikut dalam project ini, maka Siwon tidak boleh tinggal di Dorm”, jawab Produser SM Ent.
Akhirnya adu mulut itu dimenangkan oleh Produser SM Ent, Lee Soo Man. Anggota trainee lama, mau tidak mau harus menerima keputusan yang telah ditetapkan Produser SM Ent.
Beberapa bulan setelah Produser SM Ent memutuskan hal yang tidak adil bagi trainee lama, trainee lama mulai bisa menerima kehadiran Siwon. Sekarang mereka suka memanggil Siwon dengan sebutan Trainee VIP karena merasa Siwon dibedakan dari mereka.
Hal seperti itu tidak bertahan lama, anggota trainee lama yang sudah tidak tahan dengan perlakuan yang diberikan trainee lain kepada Siwon pun berkata.
“sudahlah... masalah seperti itu tidak usah dibahas lagi. Yang terpenting kan sekarang Siwon sudah bisa melebur bersama kita”, kata Sungmin tidak tahan.
“iya... aku sudah muak jika masalah ini harus diperpanjang karena kecemburuan kalian. Kan kasian juga Siwon yang kita perlakukan beda”, balas Eunhyuk.
Siwon yang merasa terharu atas kata-kata Hyungnya pun berkata.
“Terima kasih, Hyung. Aku tak tahu harus membalas Hyung dengan apa”, kata Siwon hampir menangis.
“sudahlah... ini bukan apa-apa. ayo kita pergi dari sini”, ajak Donghae.
Sejak kejadian itu, trainee lama mulai melupakan keistimewaan Siwon. Mereka sudah menganggap Siwon itu trainee yang sama dengan mereka. Tapi kebiasaan Kangin yang cerewet tak berhenti. Setelah dia bilang kalau Siwon itu trainee VIP, kini dia menjuluki Siwon itu ma-Siwon atau Siwon kuda (ah aneh-aneh saja Kangin oppa itu). Kehidupan trainee pun kembali tenang dan damai.

JJJJJ

Pencarian SM Ent terus berlanjut di tahun 2004. Mereka merekrut orang yang juara di Chin Chin Youth Festival, dan orang itu adalah Ryeowook. Saat pertama masuk trainee, tubuh Ryeowook itu sangat besar sampai-sampai anggota trainee lain menjulukinya si Beruang. Karena sudah bosan dengan Berat Badannya yang mencapai 80 kg, akhirnya Ryeowook pun berusaha sekuat tenaga untuk diet. Diet yang dijalankannya tak hanya diet makanan, tetapi dengan ikut gym juga.
6 bulan setelah program dietnya dimulai, berat badan Ryeowook menjadi 50 kg. Anggota trainee lain merasa terkejut dengan perkembangan yang dilakukan Ryeowook, tak terkecuali Yesung yang teman sekamarnya.
Tapi bukan hal itu saja yang membuat trainee lain kagum kepada Ryeowook, mereka juga kagum karena Ryeowook bisa bertahan lama sekamar dengan Yesung yang memiliki aura menakutkan. Mereka heran, kenapa Ryeowook tenang-tenang saja tidur berdekatan dengan Yesung yang aneh.
Pada suatu saat, Donghae melihat Ryeowook duduk sendirian di ruang tengah Dorm. Donghae pun menghampirinya dan berkata.
“hey.. apa yang kau lakukan? Sendirian disini?”, tanya Donghae ramah.
“oh tidak Hyung. Aku hanya duduk-duduk disini”, jawab Ryeowook tak bersemangat.
“Hey kau jangan bohongi aku, walaupun aku baru beberapa bulan mengenalmu tapi aku ini bisa merasakan keanehan dirimu saat ini. Apa yang kau gelisahkan, uri Dongsaeng?”, tanya Donghae perhatian.
“Hyung, apakah yang aku lakukan ini benar? Apakah diet yang aku lakukan ini akan berpengaruh besar untuk debut yang akan kita lakukan?”, tanya Ryeowook gelisah.
“tentu saja berpengaruh untuk debut kita. Saat debut nanti pasti para wanita berkata ‘hey siapa itu?? Dia tampan sekali. Aku mengidolakannya’”, kata Donghae sambil menirukan suara perempuan.
Hal itu membuat Ryeowook tersenyum dan tertawa.
“hey apa yang lucu? Kenapa kau tertawa? Ah... syukurlah, uri dongsaeng sudah ceria lagi seperti dulu”, kata Donghae sambil tersenyum ramah.
“gomawo, Hyung. Hyung telah bisa membangkitkan semangatku lagi. Kini aku tidak akan ragu lagi untuk melangkah menuju debut yang sebentar lagi kita lakukan. Aku juga tidak takut kalau jalan yang kita lalui itu berliku-liku”, jawab Ryeowook semangat.
“nah... begitu dong. Itu baru Ryeowook yang aku kenal. Percaya diri dan tidak gampang menyerah. Hwaiting, Ryeowook!”, kata Donghae menyemangati.
“sekali lagi, gomawo Hyung”, kata Ryeowook terakhir.
Kejadian itu mengajari pelajaran yang berharga bagi Ryeowook yaitu, janganlah kau patah semangat karena itu bisa menghentikan langkahmu untuk terus maju dan maju. Kehidupan di Dorm pun berjalan lancar seperti jalan tol (hehehe... LOL).

JJJJJ

SM Ent tidak pernah menyerah untuk mencari calon-calon bintang baru. Dan tahun 2005, SM Ent kembali mengadakan audisi Starlight Casting System di Korea. Dari banyaknya peserta yang mendaftar, akhirnya SM Ent menemukan bintang tari yang sangat berbakat yaitu, Shindong. Dia terpilih karena sudah memukau para dewan juri di audisi tersebut.
Jelas sekali kedatangan Shindong sangat dinanti oleh para trainee lama dan Produser SM Ent. Karena dengan datangnya Shindong, maka debut yang para trainee dambakan akan segera dilaksanakan.  Saat pertama kali Shindong datang, dia kaget sekali dengan acara penyambutan dirinya. Dia masuk perlahan ke gedung SM Ent. Trainee lain yang melihatnya segera menghampirinya. Rasa gugup menyelimuti hati Shindong.
Yang pertama kali melihat dan menyapa Shindong adalah Kangin, tapi dia ragu saat ingin mengucapkan salam formal kepada Shindong. Setelah dia melihat tubuh Shindong, dia berkata dalam hati “aku seperti melihat kaca, tubuhnya sama sepertiku” (pengen ketawa juga waktu tahu ini. Hehehe...).
“annyeonghaseoyo, apakah kau yang bernama Shindong?”, tanya Kangin ragu-ragu.
“ya, saya Shindong. Apakah kamu anggota trainee lama disini?”, tanya Shindong sedikit gugup.
“ya, saya adalah trainee lama dan mereka yang ada di belakangku adalah anggota trainee yang lain. Namaku Kangin, senang berkenalan denganmu”, jawab Kangin ramah tetapi tetap formal.
“ya, saya juga senang bertemu denganmu”, jelas Shindong.
Setelah acara perkenalan selesai, semua anggota trainee dipanggil ke ruangan Produser SM Ent, Lee Soo Man. Para anggota trainee merasa sangat gugup. Apakah yang akan dikatakan PD-nim? Apakah mereka akan langsung bersiap untuk debut? Apakah kita semua ditolak untuk debut? Kata-kata itu terus saja terngiang di telinga dan pikiran para trainee.
Pintu PD SM Ent sudah didepan mata. Mereka semua ragu akan masuk ke dalam atau tidak. Selama beberapa menit mereka berdiri terpaku di depan pintu, sampai akhirnya Leeteuk memberanikan diri untuk mengetuk pintu. Tok... tok... tok... Leeteuk mengetuk pintu. Dan dari arah dalam terdengar suara “kalian semua masuklah”. Kata- kata itu bagai menghipnotis para trainee. Satu persatu dari mereka memasuki kantor PD. Setelah di dalam.
“aku memanggil kalian semua kesini untuk menjelaskan project yang akan kalian jalankan bersama. Aku akan membentuk boy band yang anggotanya kalian semua. Aku memberikan konsep yang berbeda untuk boy band kalian. Aku akan menerapkan konsep seperti di Morning Musume. Kalian adalah generasi pertama, dan tahun depan aku akan mengadakan audisi untuk generasi berikutnya. Kalian juga akan ada yang lulus tahun depan. Ini aku lakukan untuk memberikan pasar music baru di Korea. Dan untuk nama boy band kalian, aku belum memutuskannya. Aku harap kalian sabar menanti”, jelas PD-nim.
Kata-kata itu langsung membuat para anggota trainee lega sekaligus cemas. Mereka senang karena akan debut dan mereka cemas karena akan berpisah dengan salah satu dari anggota trainee lain.
Beberapa bulan sebelum debut, pihak SM Ent sibuk dengan masalah nama yang akan diberikan kepada para trainee yang akan debut. Banyak rumor yang mengatakan kalau boy band itu akan dinamai O.V.E.R yaitu singkatan dari “Obey the Voice for Each Rhythm. Tapi akhirnya rumor itu sirna setelah pihak SM Ent mengumumkan nama “Super Junior 05” untuk nama boy band yang leadernya Leeteuk itu.
Super Junior 05 membuat penampilan predebut mereka di Mnet pada tanggal 11 september 2005. Di show itu, mereka menampilkan bervariasi hip hop dance. Acara show tidak live itu berlangsung sampai 16 mei 2006. Sebuah segment “Super Junior Show” .
Offisial debut mereka di SBS, di acara “Popular Song” tanggal 6 November 2005 dengan menampilkan single pertama mereka Twins (knock out). Single digital “Twins (knock out), “You are the one” dan 3 tracks lain diluncurkan online tanggal 8 November. Dan peluncuran album debut mereka pada tanggal 6 Desember 2005. Album itu terjual 28.536 copy di bulan pertama peluncuran dan mendapat nomer 3 di chart bulanan di bulan Desember 2005.

Bersambung di chapter 2....

Note : maaf kalau ceritanya masih hancur . Soalnya ini fan fiction pertamaku . Kritik dan saran bisa disampaikan di komentar. Thank you :).

No comments:

Post a Comment