Monday, February 13, 2012

Sinopsis Miss Ripley Episode 2

 
           Jang Mi Ri diminta oleh Jang Myeong Hoon untuk menjadi pendamping pribadi seorang tamu hotel yang datang dari Jepang. Awalnya Mi Ri berkata jujur bahwa dirinya tidak akan bisa menerima tawaran tersebut karena visanya, yang terdaftar sebagai visa berkunjung, akan segera habis masa izinnya.
           Jang Myeong Hoon malah menganggap alasan tersebut sebagai dasar tawar-menawar yang diajukan Mi Ri. Jang Myeong Hoon pun memberikan janji bayaran yang cukup untuk memperpanjang izin visa Mi Ri.
          Tamu dari Jepang ternyata datang satu hari lebih awal sehingga Mi Ri pun segera diperbantukan hari itu juga. Padahal staf hotel yang lain belum menyetujui masuknya Mi Ri sebagai pendamping pribadi lantaran belum melalui prosedur yang seharusnya. Karena memang mendesak, Mi Ri diperbolehkan untuk bertugas dengan syarat langsung melengkapi kelengkapan administrasi kepegawaian hotel begitu tugas telah selesai.

          Mi Ri sangat bingung. Bagaimana caranya mendapatkan beberapa berkas kepegawaian yang memang tidak dia punya? Bagaimana pun caranya, Mi Ri merasa harus mempertahankan pekerjaan yang baru saja dia dapatkan itu.
          Mi Ri telah mendapatkan alamat sebuah tempat yang bisa membuat ijazah palsu melalui internet. Membuat ijazah palsu ternyata sama tidak mudahnya dengan mencari alamat pembuatnya. Ada satu logo universitas yang kurang. Mi Ri diminta untuk mencari contoh ijazah Universitas Tokyo yang asli. Mi Ri semakin merasa dikejar waktu. Jika ijazah belum jadi hingga waktu yang ditetapkan staf SDM hotel, Mi Ri tidak bisa meneruskan pekerjaan di hotel bonafit tersebut.
          Seharian dia mencari tempat terpencil itu sehingga ketika terjadi sebuah masalah terhadap tamu Jepang yang mestinya dia dampingi setiap saat, semua staf hotel dibuat kebingungan. Atas kejadian ini, Jang Myeong Hoon secara pribadi sangat kecewa dengan Mi Ri. Atas saran staf yang lain, Jang Myeong Hoon pun setuju untuk tidak lagi memperbantukan Mi Ri.
          Hotel meminta rekomendasi Pusat Kebudayaan Jepang untuk memberikan informasi kalau-kalau ada seorang wanita yang bisa dijadikan sebagai pengganti Mi Ri. Mi Ri yang tahu belakangan bahwa sudah tidak lagi diperbantukan marah-marah di depan staf SDM hotel.
          Keluar sambil mengeluh dan merasa putus asa, tanpa sengaja Mi Ri ditabrak seorang wanita yang terlihat sangat terburu-buru. Meski sekilas, Mi Ri sempat melihat wajah wanita tersebut dengan jelas. Mi Ri segera teringat. Wanita itu adalah Moon Hee Joo, teman kecilnya dulu saat di panti asuhan.
          Mi Ri tahu bahwa Hee Joo adalah lulusan Tokyo University. Mi Ri pun mengikuti Hee Joo sambil menunggu waktu yang tepat untuk menyapa. Bukan apa-apa, Mi Ri takut Hee Joo tahu kebohongannya tentang pengakuannya dulu bahwa dia juga kuliah di Tokyo University.  Oleh karenanya Mi Ri merasa perlu mempersiapkan diri sebelum bertemu dan menyapa Hee Joo.
          Di dalam bis kota yang mereka berdua naiki, Mi Ri menemukan ide bagaimana supaya pertemuan mereka terasa alami bagi Hee Joo. Mi Ri berpura-pura menabrak seorang penumpang yang berdiri di samping Hee Joo. Seperti yang diharapkan, Hee Joo terkejut akan keberadaan Mi Ri di bis kota yang dia naiki

No comments:

Post a Comment