Monday, February 13, 2012

Sinopsis Miss Ripley Episode 4


Jang Mi Ri mengajak Jang Myeong Hoon untuk makan malam bersama sebagai tanda terima kasih telah mempercayainya kembali. Berkebalikan dengan anggapan Myeong Hoon, pada malam itu, Mi Ri merasa jauh lebih senang membicarakan tentang pekerjaan. Tapi Mi Ri tidak lupa untuk bersimpati tentang keadaan pribadi Myeong Hoon.
Saat sudah didekat rumah, Mi Ri kembali menyampaikan rasa terima kasih kepada Myeong Hoon karena sudah membuat hari itu hari yang menyenangkan baginya. Mi Ri mencoba memberikan sebuah hadiah kecil, tapi Myeong Hoon menolak secara halus. Mi Ri pun tidak berkeberatan. Sesaat setelah itu Myeon Hoon berpamitan sambil melambaikan tangannya. Mi Ri mengomentari betapa panjangnya jari-jemari Myeong Hoon dengan agak malu-malu. Setelah Myeong Hoon berjalan membelakanginya untuk pulang, Mi Ri tersenyum penuh dengan kelicikan. Mi Ri merasa sepertinya dia akan berhasil mengambil hati calon petinggi hotel bonafit tersebut.
            Jaringan pemalsu ijazah terbongkar. Salah satu barang bukti adalah ijazah Moon Hee Joo. Tidak terelakkan, Hee Joo menjadi salah satu terdakwa pemilik ijazah palsu. Hee Joo yang ditangkap di Hotel A, tempatnya bekerja, sangat terkejut. Beruntung Hee Joo mempunyai senior dan kekasih yang sanggup menyewakan pengacara sehingga malam harinya Hee Joo dibebaskan dari tahanan dan dikenai wajib lapor. 


Mi Ri ketakutan setengah mati karena di sekitar losmen dia tinggal, dia sempat bertemu dengan mucikari pub tempatnya bekerja di Jepang dulu. Setelah berlari sekuat tenaga, dibantu Song Yoo Hyeon yang pada malam itu memang sengaja mampir ke losmen, akhirnya Mi Ri lolos. Tidak mau ambil resiko, Mi Ri memutuskan untuk tinggal di rumah Hee Joo.
Mi Ri menanyakan Hee Joo kenapa terlambat pulang. Hee Joo menceritakan apa adanya kepada Mi Ri. Hee Joo mengatakan bahwa sepertinya ada yang mencuri ijazahnya lalu digunakan untuk keperluan pribadinya. Sehingga salah satu terdakwa pemalsu ijazah adalah dirinya. Mendengar cerita Hee Joo, Mi Ri sangat terkejut. Hee Joo mengatakan kasus pemalsuan ijazah telah banyak terjadi. Menurut Hee Joo sangat sulit untuk menangkap pelaku aslinya. Secara spontan Mi Ri mensyukuri pendapat Hee Joo. Hee Joo menjadi sedikit agak curiga.


Ternyata rumor pemalsuan ijazah begitu cepat tersebar. Apalagi satu per satu para pekerja di perusahaan-perusahaan besar yang mempunyai ijazah palsu telah tertangkap.  Termasuk beberapa pegawai Hotel A. Demi citra dan nama baik hotel, Hee Joo di-PHK meskipun belum terbukti kesalahannya. Mi Ri yang tidak sengaja melihat dan mendengar pembicaraan antara manajer SDM hotel dan Hee Joo juga ikut terkejut.
Menunggu di depan jalan pulang, Mi Ri bersimpati tanpa banyak kata-kata, karena Mi Ri lah justru yang sedang menghadapi kegelisahan yang besar. Karena Hotel A menetapkan untuk cek dan ricek semua berkas kepegawaian terhadap semua karyawan. Jika seorang karyawan terindikasi melakukan pemalsuan ijazah atau pemalsuan lainnya, karyawan tersebut harus di-PHK saat itu juga. Proses cek dan ricek ditetapkan selama 3 hari.


Tidak ingin membuang-buang waktu, Mi Ri diam-diam memasuki ruang kantor Myeong Hoon setelah sebelumnya berhasil mengelabui sekretaris Myeong Hoon. Mi Ri ingin memastikan apakah betul Hotel A meminta fax ijazah semua karyawan dari almamaternya masing-masing. Ternyata memang benar.
Dengan perasaan panik, bingung, dan takut, Mi Ri perlahan-lahan keluar. Tidak terduga ternyata Myeong Hoon telah kembali. Mi Ri kaget setengah mati. Myeong Hoon menanyakan Mi Ri apa yang dilakukannya di ruang kantornya. Sempat tercekat tidak mampu mengucapkan sepatah kata pun, akhirnya Mi Ri mampu mengendalikan keterkejutannya. Mi Ri mengatakan bahwa dia ke ruangan untuk mengajak Myeong Hoon makan malam bersama lagi.

No comments:

Post a Comment