Friday, May 27, 2011

sepenggal kisah dari kota kecil di ind (piece of the story of a small town on ind)


hai teman-teman kembali lagi dengan cerita-cerita milikku pastinya. hari ini aku mau menceritakan hal yang lumayan gak menyenangkan bila diceritakan. ini masalah sepenggal kisah yang menurut aku tidak pernah diperhatikan oleh orang-orang kaya diluar sana. banyak negara di dunia yang menyerukan bahwa negara kita adalah negara yang paling makmur. tapi apa kenyataanya, masih banyak orang-orang yang perlu diperhatikan oleh pemerintah. mereka seperti terabaikan dengan perkembangan zaman yang semakin cepat ini. apa yang kita pikirkan jika hal ini terjadi pada kalian? pasti kalian akan memohon kepada pemerintah agar membantu kalian. benar, kan?
aku tak mau mengambil kisah seperti ini jauh-jauh. karena hal ini juga terjadi di sekitar lingkungan rumahku. ini tentang sebuah keluarga yang mempunyai dua anak. aku ingat dengan keadaan mereka dulu, saat aku masih duduk di sekolah dasar. kehidupan mereka dari dulu sampai sekarang sama saja. tak ada perubahan apapun. bahkan kehidupan mereka sekarang ini jauh lebih buruk dari yang dulu.
aku akan mulai menceritakannya dari awal. mereka mempunyai anak laki-laki dan perempuan. anak yang laki-laki kini sudah besar dan berumah tangga tapi sayangnya sepertinya dia sudah lupa dengan keluarga yang sudah membesarkannya dulu. dia tidak pernah datang untuk mengujungi orang tuanya lagi. aku turut bersedih dengan apa yang anak laki-laki mereka....
dan anak mereka yang kedua adalah anak yang selalu setia menemani mereka di rumah sampai saat ini. nama anak permpuan itu adalah mbak  ***. aku sangat menghormati mbak *** karena memang her lebih tua dariku. saat aku masih duduk di kelas 5 sekolah dasar, masalah mulai datang ke keluarga kecil itu. masalah ekonomi mulai menghimpit mereka, bapak *** yang sehari-harinya menjadi penarik becak sudah tak mampu menghidupi keluarganya hanya dengan menarik becak. dia harus mencari pekerjaan lain untuk menghidupi keluarganya. dia berusaha mencari pekerjaan apapun yang terpenting baginya adalah pekerjaan itu halal dan bisa untuk menghidupi keluarganya. tapi sayang, usahanya berbuah sia-sia. walau dia bekerja tiap hari, masih saja himpitan ekonomi mendekatinya. hingga suatu ketika dia harus merelakan putrinya tidak dapat melanjutkan sekolahnya karena dia tidak memiliki biaya untuk menyekolahkan putrinya. kesedihan mereka semakin hari semakin banyak, bukan hanya masalah ekonomi tapi ada masalah yang sangat mengerikan yang harus mereka tanggung. masalahnya adalah putrinya telah hamil sebelum putrinya tersebut menikah dengan seorang laki-laki. pergaulan putrinyalah yang menyebabkan semua ini bisa terjadi. aku sangat menyesal, mbak *** yang dulu selalu aku hormati, sekarang sudah bukan mbak *** yang dulu aku kenal. perempuan itu bagai perempuan yang tak punya harga diri lagi di mataku. semua kejadian terus terjadi secara beruntun. tapi akhirnya, laki-laki yang sudah menghamili mbak *** mau mempertanggungjawabkan apa yang telah dia perbuat kepada mbak ***. mereka pun akhirnya menikah, walapupun pernikahannya tidak mewah hal itu sudah membuat mbak *** sangat senang. aku pikir setelah kejadian ini semuanya akan berakhir tapi perkiraanku ini salah, masalah demi masalah terus saja menghujam keluarga ini terus menerus. aku tak habis .pikir kalau aku bisa menyaksikan hal yang sangat rumit ini di lingkungan rumahku sendiri. setelah dua tahun usia perkawinan mereka, mbak *** memutuskan untuk bekerja sebagai pembantu di *****. dimana mbak *** saat itu di tawari oleh pekerjaan yang kayak dan uang hasil pekerjaan yang banyak oleh seorang agen yang menangani soal pemberangkatan calon pembantu. mbak *** mau-mau saja diberangkatkan begitu mudahnya. setahun lebih kemudian mbak *** pulang dari ***** setelah bekerja disana. tapi aku sangat prihatin dengan keadaannya. mbak *** pulang tanpa uang yang banyak melainkan dengan membawa seorang bayi perempuan. saat itu jujur, aku sangat kaget. aku tak menyangka kalau mbak *** itu di tipu oleh agennya dulu.dulu mbak *** ditawari kerja sebagai pembantu tapi kenapa dalam kenyataan mbak *** dipekerjakan sebagai wanita penggoda?
aku amat sangat sedih melihat keadaan mbak *** sekarang. walau mbak *** adalah seorng wanita yang sangat tangguh, tapi untuk menghadapi masalah hidup yang seperti ini mungkin akupun tidak akan sanggup. cobaan demi cobaan datang silih berganti tapi keluarga ini masih berusaha tegar dalam menghadapinya. aku sangat kagum dengan mereka.
terlebih lagi kepada mbak *** yang kini sudah bisa menjadi inspirasi dalam hidupku. kini, keluarga itu menjalani kehidupannya dengan keadaan yang sangat sederhana. tapi mereka sangat rela menjalaninya. karena yang terpenting bagi mereka bukanlah soal harta kekayaan tapi kekayaan hati yang mereka miliki. aku sangat mengagumi cara mereka memandang hidup ini. aku ingin sekali menjadi orang seperti mereka, dalam menjalani sesuatu yang pahit mereka jalani sungguh-sungguh karena dibalik sesuatu yang pahit itu pasti ada hal manis yang bisa kita rasakan.
keluarga itu kini bekerja menjadi pengumpul sampah. tapi sampah yang mereka kumpulkan itu bukanlah sampah yang dapat mengeluarkan bau yang sangat menyengat. tapi sampah-sampah yang bisa di daur ulang kembali. mereka bekerja bersama-sama tanpa memandang siapa pemimpin yang harus mengatur mereka. mereka hidup bahagia dengan cara mereka sendiri....

cerita itu saja yang aku ingin bagikan kepada kalian. semoga cerita ini bisa menjadi inspirasi yang baik untuk anda. aku mengundurkan diri. dan sampai jumpa lagi. bye.

No comments:

Post a Comment